PRAKTIKUM VIII
Topik :
Insecta
Tujuan : Mengenal bagian-bagian tubuh dari
Insecta
Hari/ tanggal :
Kamis/ 24 April 2014
Tempat : Laboratorium Biologi PMIPA FKIP
UNLAM Banjarmasin
I. ALAT DAN BAHAN
A. Alat
1.
Lup
2.
Pinset
3.
Cawan petri
4.
Kaca arloji
5.
Baki/nampan
B. Bahan
1.
Kupu-kupu
2.
10 jenis
semut
II. CARA KERJA
1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan
digunakan.
2. Mengamati bagian ventral dan bagian dorsal
tubuh kupu-kupu dengan sayap terentang. Menggambar dan memberi keterangan.
3. Mengamati semut serta membandingkan perbedaan-perbedaan
yang dimiliki oleh 10 semut.
III. TEORI DASAR
Tubuh
serangga terdiri atas tiga tagmata, yaitu : kepala, toraks dan abdomen. Kepala
memiliki empat pasang embelan, yang pertama adalah antena yang berasal dari
bagian praoral kepala, yang berikutnya berturut-turut adalah mandibula, maksila
pertama dan maksila kedua. Mandibula tampak sebagai struktur tunggal, sedangkan
kedua pasang maksila memiliki juluran bersendi-sendi yang disebut palpi.
Pangkal maksila kedua berfungsi membentuk struktur yang disebut labium atau
bibir bawah, dan palpinya disebut palpi labialis. Labrum atau bibir atas yang
terletak di depan mulut dan bersendi ke suatu bagian kepala yang disebut
klipeus, tidak berasal dari embelan. Struktur lain yang juga tidak ada
kaitannya dengan embelan adalah hipofarings yang merupakan juluran persis
dibelakang mulut.
Toraks
terdiri atas ruas-ruas yang biasanya disebut protoraks, mesotoraks dan
metatoraks, masing-masing memiliki kaki, jika sayap ada letaknya di ruas kedua
dan ketiga toraks. Kaki serangga, sebagaimana arthropoda lain, juga terdiri
atas beberapa ruas yang terpisah-pisah oleh sendi-sendi. Ruas paling pangkal
adalah koksa, diikuti oleh trokanter, femeur, tibia dan tarsus.
Abdomen
pada dasarnya mempunyai 11 ruas, secara umum ruas abdomen berbeda dari ruas
thoraks. Ruas abdomen ke-10 kadang-kadang memiliki embelan serkus.
Insecta
atau serangga disebut juga dengan Hexapoda merupakan kelas terbesar dalam
Arthropoda, beranggotakan kurang lebih 675.000 species yang tersebar di seluruh
penjuru dunia. Merupakan invertebrata yang hidup di tempat yang kering dan
dapat terbang. Adanya sistem trachea insecta dapat bernafas di udara. Kemampuan
terbang menolong insecta dalam mencari makan, bertemu dengan jenis kelamin
lain, menghindarkan diri dari tangkapan musuh. Siklus hidup yang pendek
menyebabkan berkembang biaknya cepat sekali pada keadaan yang menguntungkan.
Habitat insecta di semua tempat, kecuali di laut. Sebagian hidup di
dalam air tawar, tanah lumpur, parasit pada macam-macam tumbuhan atau hewan
lainnya. Makanan insecta
bermacam-macam, misalnya bagian tanaman yang berupa akar, batang dan daun,
buah-buhan, biji, serta butir tepung sari dari tanaman. Cabang ilmu yang
mempelajari insecta disebut dengan Entomology.
IV. HASIL
PENGAMATAN
A. Tabel
Pembeda
|
No.
|
Nama Spesies Semut
|
Ukuran Tubuh
|
Bentuk Mulut
|
Bentuk Abdomen
|
Warna Tubuh
|
Habitat
|
|
1.
|
Monomorium sp
|
3mm
|
Bulat
|
Bulat/oval dan tumpul
|
Abdomen hitam, kepala orange
|
Di darat
|
|
2.
|
Paratrechina longicornis
|
0,7 cm
|
Mulut lonjong dan tipe mulut
penghisap
|
Abdomen lonjong
|
Abdomen putih, kepala hitam
|
Di darat,khususnya di pohon-pohon
|
|
3.
|
Polyrhachis
boltoni
|
3 mm
|
Bentuk mulut lancip serta memiliki
tipe mulut mengunyah dan menjilat
|
Abdomen yang berbentuk bu-lat
lancip
|
Tubuh berwarna hitam kecoklatan
|
Di darat
|
|
4.
|
Polyrhachis frush-torferi
|
0,3
cm
|
Bentuk
mulut bulat serta memiliki tipe mulut penghisap
|
Abdomen bulat
|
Abdomen berwarna
orange dan kepala berwarna hitam
|
Di
darat secara berkoloni
|
|
5.
|
Myrmoteras dias-termatum
|
3
mm
|
Runcing
|
Bulatl
ancip
|
Merah
|
Di
darat secara berkoloni
|
|
6.
|
Compunatus vagus
|
0,6
cm
|
Bentuk
mulut lonjong serta memiliki tipe mulut penghisap
|
Abdomen
lonjong ada segmen
|
Abdomen
dankepala berwarnahitam
|
Di
darat
|
|
7.
|
Polyrhachis
cephalotes
|
4 mm
|
Bentuk mulut bulat bulat
serta memiliki tipe mulut penggigit dan pengunyah
|
Abdomen yang berbentuk lan-cip
|
Tubuh berwarna hitam
agak kecoklatan
|
Di darat
|
|
8.
|
Camponotus carnelius
|
0,2-0,3cm
|
Bentuk
mulut bulat serta memiliki tipe mulut penghisap
|
Bentuk abdomen
lonjong dan bulat
|
Abdomen berwarna
kecoklatan dan kepala berwarna hitam
|
Di
darat
|
|
9.
|
Oecophylla sp
|
1 cm
|
Bentuk mulut runcing serta
memiliki tipe mulut penghisap dan pengigit
|
Abdomen bulat 4 segmen
|
Abdomen dan kepala berwarna
orange
|
Di darat dan biasanya membangun
sarang di daun-daun pohon
|
|
10.
|
Polyrhachis pruinosa
|
1
mm
|
Bentuk
mulut bulat serta memiliki tipe mulut penghisap
|
Abdomen
yang berbentuk
bulat
tumpul
|
Tubuh
berwarna orange dan juga mempunyai kepala hitam
|
Di
darat secara berkoloni
|
B. Gambar
Pengamatan
1. Kupu-Kupu
a. Gambar pengamatan
![]() |
![]() |
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
b. Foto Pengamtan
Anonim.a.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
|||
![]() |
|||
b. Foto Pengamtan
Anonim.b.2014
2. Monomorium sp.

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
Anonim.c.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.d.2014
3. Paratrechina
longicornis

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
Anonim.e.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.f.2014
4. Polyrhachus
boltoni

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
Anonim.g.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.h.2014
5. Polyrhachus
frushtorferi

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
Anonim.i.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.j.2014
6. Mymoteras diastermatum

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
![]() |
Anonim.k.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.l.2014
7. Camponotus
vagus

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
|||
![]() |
|||
Anonim.m.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.n.2014
8. Polyrhachis
cephalotes

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
|||
![]() |
|||
Anonim.o.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.p.2014
9. Camponotus
carnelius

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
|||
![]() |
|||
Anonim.q.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.r.2014
10. Oecophylla sp

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
|||
![]() |
|||
Anonim.s.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.t.2014
11. Polyrhachis pruinosa

a.
Gambar Pengamatan
b. Foto Pengamatan
![]() |
|||
![]() |
|||
Anonim.u.2014
c. Gambar Literatur
![]() |
![]() |
Anonim.v.2014
V. ANALISIS
DATA
1.
Kupu-kupu (Poplyleo polyxenes)
Klasifikasi:
Kingdom :
Animalia
Phylum :
Arthropoda
Classis :
Insecta
Ordo : Lepidoptera
Familia :
Papilionidae
Genus : Poplyleo
Species :
Poplyleo polyxenes
Sumber : Maskoeri jasin,
1987
Kupu-kupu ini termasuk kedalam Sub
ordo Rhopalocera dan famili Papilionidae karena mulut mempunyai proboscis
siphon, antena membesar pada ujung. Tidak mempunyai ocelli. Pembuluh darah
tidak sama antara sayap muka dengan sayap belakang. Pada waktu istirahat sayap
tertutup vertikal di atas tubuh; Diurnal (mencari makan pada siang hari),
kupu-kupu pada jenis ini mempunyai ukuran tubuh antara 125 mm. Kupu-kupu ini
juga mempunyai warna yang menyolok. Juga mempunyai ekor yang terjulur ke
belakang yang terletak di antara sayap. Kupu-kupu mempunyai sayap yang besar
bersisik dan membentuk pola warna. Terdapat antena yang panjang pada bagian
kepala, bervariasi, seperti pemukul, berbulu dan sebagainya. Antena tergulung
rapi di bawah kepala. Alat mulut untuk mengisap, biasanya tidak ada mandibula. Maksila
bersatu membentuk proboscis. Kaki sama, biasanya tarsi beruas lima.
Metamorfosis kupu-kupu adalah metamorfosis sempurna, larvanya berupa ulat
dengan alat mulut untuk menggigit, dengan 2 kelenjar sutera untuk membuat
kokon.
2. Monomorium sp.
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Monomorium
Species : Monomorium sp.
Sumber : Maskoer, jassin, 1987
Berdasarkan
pengamatan yang dilakukan
pada semut ini terdapat antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan
abdomen.
Monomorium
sp. merupakan semut kecil yang berwarna hitam memiliki ukuran
tubuh yang kecil yaitu sekitar 3 mm dengan abdomen yang berbentuk bulat oval
tumpul. Tubuh dari jenis ini terbagi
atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat
sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari
jenis ini berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan
dari jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati.
3. Paratrechina longicornis
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Paratrechina
Species :Paratrechina
longicornis
Sumber : Maskoer jassin,
1987
Berdasarkan pengamatan terdapat antena dengan jumlah
sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Paratrechina longicornis memiliki ukuran
tubuh yaitu sekitar 2 mm, tubuh berwarna coklat dengan abdomen yang berbentuk bulat tumpul. Tubuh dari jenis ini terdiri atas tiga
bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat sepasang
antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari jenis ini
berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat.
4. Polyrhachus
boltoni
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Polyrhachis
Species : Polyrhachis boltoni
Sumber : Maskoer
jassin, 1987
Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Polyrhachis boltoni memilki
ukuran tubuh yaitu sekitar 4 mm, tubuh berwarna hitam agak kecoklatan
dengan abdomen yang berbentuk
lancip. Tubuh dari jenis ini terdiri
atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian
kepala terdapat sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut
berfungsi dari jenis ini berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat.
Makanan dari jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati, beberapa prodiacios dan
beberapa biji-bijian.
5. Polyrhachus
frushtorferi
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Polyrhachis
Species : Polyrhachis
frushtorferi
Sumber : Maskoer jassin,
1987
Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Polyrhachis frushtorferi memiliki ukuran
tubuh yang kecil yaitu sekitar 4 mm, tubuh berwarna hitam dan kaki coklat
dengan abdomen yang berbentuk bulat
tumpul. Tubuh dari jenis ini terbagi
atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat
sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari
jenis ini berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan dari
jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati, beberapa prodiacios dan beberapa
biji-bijian.
6. Mymoteras diastermatum
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo :
Hymnoptera
Famili :
Formicidae
Genus :
Mymoteras
Species : Mymoteras
diastermatum
Sumber : Maskoer jassin. 1987
Berdasarkan pengamatan Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Mymoteras
diastermatum memiliki ukuran tubuh yang kecil yaitu
sekitar 4 mm, tubuh berwarna orange kecoklatan dengan abdomen yang berbentuk
bulat tumpul memiliki protonum yang melebar,
Tubuh dari jenis ini terbagi atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan
abdomen. Pada bagian kepala terdapat sepasang antenna yang variable dan
matasitor dan mulut. Mulut berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat.
Metamorfosis pada jenis ini adalah metamorfosis yang sempurna.
7. Camponotus
vagus
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Insecta
Order : Hymenoptera
Family : Formicidae
Genus : Camponotus
Species : Camponotus vagus
Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Camponotus
vagus dikenal untuk
menjadi karnivora dan aphidicolous (hidup dalam hubungan mutualistik dengan
kutu daun dan menghisap kaum melon serangga kecil melepaskan dari penghentian
kanal pencernaan mereka. Memiliki ukuran tubuh sebesar 0.6 cm, bentuk
mulut lonjong serta memiliki tipe
mulut penghisap. Semut ini memiliki abdomen lonjong dan ada segmen,
memiliki warna tubuh hitam.
8. Polyrhachis
cephalotes
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Polyrhachis
Species : Polyrhachis cephalotes
Sumber : Maskoer jassin, 1987
Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Polyrhachis
cephalotes memiliki ukuran tubuh yang kecil yaitu
sekitar 3 mm, tubuh berwarna hitam kecoklatan dengan abdomen yang berbentuk bulat lancip. Tubuh dari jenis ini terbagi atas
tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat
sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari
jenis ini berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan
dari jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati.
9. Camponotus
carnelius
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Camponotus
Species : Camponotus
carnelinus
Sumber : Maskoer jassin,
1987
Berdasarkan
pengamatan terdapat
antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Camponotus
carnelinus memilki ukuran tubuh yaitu sekitar 4 mm, tubuh berwarna
hitam pekat dengan abdomen yang
berbentuk bulat tumpul. Tubuh dari jenis
ini terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian
kepala terdapat sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut
berfungsi dari jenis ini berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan
dari jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati.
Tubuh dari jenis ini terdiri atas tiga
bagian, yaitu kepala, thorax dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat sepasang
antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari jenis ini
berfungsi sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan dari jenis ini
sisa-sisa zat yang telah mati dan dengan menghisap sar-sari madu dari tanaman.
10. Oecophylla
sp.
Klasifikasinya :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo :
Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus :
Oecophylla
Species : Oecophylla sp.
Sumber : Maskoer jassin,
1987
Berdasarkan pengamatan terdapat antena dengan jumlah
sepasang, mulut, mata, kaki dan abdomen.
Oecophylla sp memilki ukuran tubuh yang relatif besar dari jenis semut
lainnya yaitu berkisar antara 1 – 2 cm, sering disebut dengan semut rang-rang,
tubuh berwarna orange dengan abdomen bergaris hitam memiliki protonum yang
melebar. Tubuh dari jenis ini terbagi atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax
dan abdomen. Pada bagian kepala terdapat sepasang antenna yang
variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi sebagai alat untuk mengunyah
dan menjilat.
Pada bagian kepala terdapat
sepasang antenna yang variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi sebagai
alat untuk mengunyah dan menjilat. Metamorfosis pada jenis ini adalah
metamorfosis yang sempurna.. Makanan dari jenis ini sebagian besar adalah
berasal dari insecta kecil lainnya, dan juga nektar. Biasanya orang Indonesia
menyebut semut ini sebagai semut karerangga atau semut rang-rang, karena
biasanya membangun sarang di daun-daun pohon.
11. Polyrhachis pruinosa
Klasifikasi :
Kingdom : Animalia
Phylum :
Arthropoda
Class :
Insecta
Ordo : Hymnoptera
Famili : Formicidae
Genus : Polyrhachis
Species : Polyrhachis pruinosa
Sumber : Maskoer jassin, 1987
Berdasarkan
pengamatan terdapat antena dengan jumlah sepasang, mulut, mata,
kaki dan abdomen.
Polyrhachis
pruinosa memilki ukuran tubuh yaitu sekitar 1 mm, tubuh berwarna
orange dan juga mempunyai kepala hitam dengan
abdomen yang berbentuk bulat tumpul.
Tubuh dari jenis ini terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, thorax dan
abdomen. Pada bagian kepala terdapat sepasang antenna yang
variable dan matasitor dan mulut. Mulut berfungsi dari jenis ini berfungsi
sebagai alat untuk mengunyah dan menjilat. Makanan dari
jenis ini sisa-sisa zat yang telah mati.
VI. KESIMPULAN
1.
Insecta atau serangga merupakan kelas terbesar
dalam Arthropoda, beranggotakan kurang lebih 675.000 species yang tersebar di
seluruh penjuru dunia.
2. Insecta
atau serangga disebut juga dengan Hexapoda merupakan kelas terbesar dalam
Arthropoda.
3.
Semut memiliki ukuran tubuh yang bermacam-macam dan
warna yang bervariasi yang terdiri atas antena, kepala, thorax, serta abdomen
yang memiliki 3 pasang kaki.
4.
Kupu-kupu memiliki sepasang antena
yang membesar pada bagian ujungnya, memiliki sayap yang bersisik dan pola yang
berwarna.
5. Pada
pengamatan yang diteliti terdapat berbagai macam-macam semut yaitu Monomorium sp, Paratrechina longicornis, Polyrhachis boltoni, Polyrhachis frushtorferi,
Myrmoteras diastermatum, Polyrhachi scephalotes, Compunatus
vagus, Camponotus carnelius, Oecophylla sp dan
Polyrhachis pruinosa.
IV.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.a.2014.Dokumentasi
pribadi. Poplyleo polyxenes. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.b. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invrtebrata/kupu-kupu.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.c.2014.Dokumentasi
pribadi. Monomorium sp. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.d. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Mo
nomorium sp.html. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.e.2014.Dokumentasi
pribadi. Paratrechina
longicornis. Diakses tanggal 24 April
2014.
Anonim.f. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Parat
rechina longicornis.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.g.2014.Dokumentasi
pribadi. Polyrhachis
boltoni. Diakses tanggal 24 April
2014.
Anonim.h. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Poly
rhachis boltoni.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.i.2014.Dokumentasi
pribadi. Polyrhachis frushtorferi. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.j. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Poly
rhachis frushtorferi.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.k.2014.Dokumentasi
pribadi. Myrmoteras
diastermatum. Diakses tanggal 24 April
2014.
Anonim.l. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Myr
moteras diastermatum.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.m.2014.Dokumentasi
pribadi. Polyrhachi
scephalotes. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.n. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Poly
rhachi scephalotes.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.o.2014.Dokumentasi
pribadi. Compunatus vagus. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.p. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Com
punatus vagus.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.q.2014.Dokumentasi
pribadi. Camponotus carnelius. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.r. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Cam
ponotus carnelius .html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Anonim.s.2014.Dokumentasi
pribadi. Oecophylla sp. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.t. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Oeco
phylla sp.html. Diakses
tanggal 24 April 2014.
Anonim.u.2014.Dokumentasi
pribadi. Polyrhachis pruinosa.
Diakses tanggal 24 April
2014.
Anonim.v. 2014. http://www.animaldiversity.com/hewan/invertebrata/ Pol
yrhachis pruinosa.html. Diakses tanggal 24 April 2014.
Jasin, Maskoeri. 1987. Sistematika
hewan Invertebrata dan Vertebrata. Sinar Wijaya. Surabaya.
Mahruddin,dkk. 2014. Penuntun
Praktikum Zoologi Invertebrata. Banjarmasin: FKIP UNLAM.


































Tidak ada komentar:
Posting Komentar